LANZURI.COM: Pengertian Sosiologi sastra Menurut Para Ahli google.com, pub-8290688651244715, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Sunday, March 3, 2019

Pengertian Sosiologi sastra Menurut Para Ahli


Sosiologi sastra

Karya sastra itu unik karena merupakan perpaduan antara imajinasi pengarang dengan kehidupan sosial yang konpleks. Oleh sebab itu sering dikatakan bahwa karya sastra dapat diangap sebagai cermin kehidupan sosial masyarakatnya karena masalah yang dilukiskan dalam karya sastra merupakan masalah-masalah yang ada di lingkungan kehidupan pengarangnya sebagai anggota masyarakat.

Berkaitan dengan hal di atas, Damono (dalam Wahyuningtiyas dan Wijaya, 2011:24)  mengatakan sebagai berikut.Sastra adalah lembaga sosial yang menggunakan bahasa sebagai medium, bahasa itu sendiri merupakan ciptaan sosial. Sastra menampilkan gambaran kehidupan dan kehidupan itu sendiri adalah kenyataan sosial. Dalam pengertian ini, kehidupan mencakup hubungan antar masyarakat, masyarakat dengan orang seorang, antar manusia, antar peristiwa yang terjadi dalam batin seseorang. Yang sering menjadi bahan sastra adalah pantulan hubungan seseorang dengan orang lain atau dengan masyarakat.

Senada dengan perkembangan ilmu sastra seperti dewasa ini, lahirlah pendekatan sosiologi sastra. Beberapa definisi pendekatan sosiologi sastra menurut para ahli. Wahyuningtiyas dan Wijaya (2011:24) mengatakan pendekatan sosiologi sastra yaitu pendekatan terhadap sastra yang mempertimbangkan segi-segi kemasyarakatan. Damono (dalam Wahyuningtiyas dan Wijaya, 2011:24)   menyebutkan ada dua kecenderungan utama dalam telaah sosiologi sastra yang antara lain adalah pendekatan yang berdasarkan pada angapan bahwa sastra merupakan cermin proses sosial ekonomi belaka dan pendekatan yang mengutamakan teks sastra sebagai bahan penelaahan yang Ratna (2012: 332)

Ratna melanjutkan (2013:13) bahwa sosiologi sastra memandang karya sastra sebagai hasil interaksi pengarang dengan masyarakat, sebagai kesadaran kolektif (bersama). Sejalan dengan pendapat di atas Jakob (dalam Wahyuningtiyas dan Wijaya, 2011:25)  mengatakan sosiologi sastra dengan sendirinya mempelajari sifat hubungan antar anggota masyarakat sastra dan mengetahui sebab-sebab terciptanya hubungan itu dengan segala akibatnya. Beberapa penulis telah mencoba untuk membuat klasifikasi tentang sosiologi sastra.


Berdasarkan pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa sosiologi sastra adalah pendekatan terhadap karya sastra yang mempertimbangkan segi-segi kemasyarakatan, karena karya sastra merupakan paduan imajinasi pengarang dan cerminan kehidupan masyarakat serta masalah-masalah yang ada dilingkungannya. Berdasarkan klasifikasi sosiologi sastra penelitian ini membahas tentang sosiologi karya sastra, yaitu yang mempermasalahkan karya sastra itu sendiri, yang menjadi pokok penelaahannya adalah apa yang tersirat dalam karya sastra dan yang menjadi tujuannya.

No comments:

Post a Comment