LANZURI.COM: Pengertian Rasio Leverage: Kegunaan, dan Pengukurannya google.com, pub-8290688651244715, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Friday, March 29, 2019

Pengertian Rasio Leverage: Kegunaan, dan Pengukurannya


Pengertian Rasio adalah

Pengertian rasio laverage adalah menurut Prof. Dr. Bambang Riyanto Leverage dapat didefinisikan sebagai penggunaan aktiva atau dana dimana untuk penggunaan tersebut perusahaan harus menutup biaya tetap atau membayar beban tetap, dengan harapan untuk memperbesar pendapatan perlembar saham biasa.

Pengertian Rasio Laverage adalah

Apakah yang dimaksud dengan rasio laverage? Rasio laverage adalah Menurut Bustanul Arifin Rasio Leverage adalah rasio yang mengukur perbandingan antara dana yang disediakan oleh pemilik perusahaan dengan dana yang berasal dari kreditor perusahaan, yang menggendong berbagai implikasi. Yang pertama adalah para kreditor akan melihat modal sendiri perusahaan atau dana yang disediakan oleh pemilik untuk menentukan besarnya marjin pengaman (Margin Of Safety), bila perusahaan pertama ditanggung oleh kreditor. Kedua, dengan mencari dana dari hutang, maka pemilik perusahaan memperoleh manfaat untuk mempertahankan kendali perusahaan dengan investasi yang terbatas. Ketiga, bila perusahaan memperoleh laba yang lebih besar dari dana yang dipinjam dari pada yang harus dibayar sebagai bunga, maka hasil pengembalian (return) kepada para pemilik akan meningkat.
Sedangkan menurut Drs. Darsono dan Ashari Pengertian Rasio Leverage adalah sebagai rasio yang berguna untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jika perusahaan tersebut terlikuidasi.

Kegunaan Rasio Leverage

Rasio ini dapat digunakan oleh para analis ataupun pihak-pihak yang memiliki kepentingan dengan laporan keuangan dalam menilai proporsi hutang terhadap aktiva ataupun ekuitas suatu perusahaan. Rasio ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan perusahaan dalam merencanakan anggaran pembiayaan dimasa depan, serta sebagai bahan evaluasi terhadap kinerja keuangan dimasa lalu.

Pengukuran Rasio Leverage

Menurut Weston dan Copeland Pengukuran Rasio Leverage ada dua cara pendekatan leverage, yaitu :
1.Memerikas rasio-rasio neraca untuk menentukan sampai sejauh mana dana yang dipinjam digunakan untuk membiayai perusahaan.
2.mengukur risiko-risiko hutang dengan menggunakan rasio perhitungan rugilaba
yang dirancang untuk menentukan berapa kali beban tetap perusahaan bisa
ditutup oleh laba operasi perusahaan. Rasio hutang yang umum digunakan adalah : yang pertama rasio hutang terhadap ekuitas atau Debt to Equity Ratio. Yang kedua yaitu rasio hutang terhadap total aktiva atau Debt to Asset Ratio. Yang ketiga rasio ekuitas pemegang saham atau Equity Multiplier. Dan yang terakhir adalah rasio laba terhadap bunga atau Interest Converage.

Baca juga

No comments:

Post a Comment