LANZURI.COM: Kompensasi Adalah: Pengertian, Tujuan, Terminologi, Jenis, Dan Kriteria Sistem Kompensasi google.com, pub-8290688651244715, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Saturday, March 23, 2019

Kompensasi Adalah: Pengertian, Tujuan, Terminologi, Jenis, Dan Kriteria Sistem Kompensasi


Pengertian Kompensasi

Kompensasi adalah Malayu S.P. Hasibuan   mengartikan kompensasi sebagai semua pendapatan yang berbentuk uang, barang langsung atau tidak langsung yang diterima karyawan sebagai imbalan atas jasa yang diberikan kepada perusahaan. Kompensasi berbentuk uang, yang maksudnya berupa gaji yang dibayar dengan sejumlah uang kartal kepada karyawan yang bersangkutan. Kompensasi berbentuk barang, artinya gaji dibayar dengan barang. Misalnya gaji dibayar 10% dari produksi yang dihasilkan. Di Jawa Barat penunai padi upahnya 10% dari hasil padi yang ditunai.

Kompensasi merupakan istilah yang berkaitan dengan imbalan-imbalan finansial (financial reward) yang diterima oleh orang-orang melalui hubungan kepegawaian mereka dengan sebuah organisasi. Pada umumnya bentuk kompensasi berupa finansial karena pengeluaran moneter yang dilakukan oleh organisasi. Kompensasi juga dapat langsung diberikan ataupun tidak langsung  kepada karyawan, yang mana karyawan menerima kompensasi dalam non moneter.

Beberapa terminologi dalam kompensasi :

1. Upah atau gaji. Upah biasanya berhubungan dengan tarif atau nilai gaji perjam. semakin lama ia bekerja semakin besar pula upah yang didapatkan .
2. Insentif yang dalam bahasa inggris incentive adalah merupakan tambahan gaji ataupun tambahan dari upah diatas atau diluar gaji atau upah yang diberikan oleh organisasi kepada karyawan.
3. Tunjangan atau Benefit. Contoh dari benefit atau tunjangan seperti asuransi kesehatan, asuransi jiwa, serta liburan yang ditanggung oleh perusahaan, program pensiun dan tunjangan lainnya
4. Fasilitas atau Facility ialah pemberian kenikmatan ataupun fasilitas kerja seperti mobil perusahaan, mobil dinas,  serta tempat parkir khusus.

Macam-macam kompensasi

Komponen-komponen dari program gaji secara umum dikelompokkan kedalam tiga jenis kompensasi yaitu:
1.Kompensasi finansial secara langsung berupa;bayaran utama atau poko gaji dan upah, bayaran prestasi, bayaran insentif dalam arti lain yaitu gaji atau upah yang dibayarkan karena kewajiban atau pokok dari perusahaan , misalnya bayaran yang berupa bonus atau komisi.
2.Kompensasi finansial tidak langsung yang berupa seperti program-program proteksi contohnya asuransi  kesehatan, asuransi jiwa, dana pensiun, asuransi ketenaga kerjaan, bayaran yang diberikan diluar jam kerja. Atau pun makna lain dari kompensasi dalam bentuk bayaran yang diberikan diluar dari kewajiban. Perusahaan yang menentukan berhak atau tidaknya memberikan atau tidak memberikan kompensasi tambahan kepada  karyawannya dalam tanda kutip kecuali jika memang dibutuhkan seperti cuti melahirkan
3.Kompensasi non financial, adalah kompensasi yang diberikan hanya jika kelompok atau anggota dapat menyelesaikan pekerjaan serta tantangan dan mampu mencapai target perusahaan yang telah ditentukan dengan cara-cara yang inovatif.

Tujuan Dari Pemberian Kompensasi.

Notoatmodjo, mengatakan  tujuan dari kebijakan pemberian kompensasi meliputi  enam hal yaitu:
1.Menghargai prestasi karyawan
2.Menjamin keadilan gaji karyawan
3.Mempertahankan karyawan atau mengurangi turnover karyawan
4.Memperoleh karyawan yang bermutu
5.Pengendalian biaya
6.Memenuhi peraturan-peraturan.

Kriteria Keberhasilan Sistem Kompensasi.

Menurut Irianto, Jusuf dalam mengukur keberhasilan implementasi sistim kompensasi, terdapat satu pertanyaan esensial yang harus dijawab. Pertanyaan tersebut mendasari organisasi dalam menilai keberhasilan suatu sistim dengan kreteria-kreteria sebagai berikut:
a. Mendukung pencapaian tujuan-tujuan organisasi
b. Sesuai dengan dan mendukung strategi dan struktur organisasi.
c. Menarik dan mampu mempertahankan individu yang memiliki kompentensi sesuai dengan standar keahlian yang diterapkan.
d. Menetapkan spectrum yang lebih luas atas perilaku tugas yang diinginkan dari seluruh anggota organisasi.
e. Merefleksikan ekuitas atau persamaan-keadilan bagi seluruh anggota organisasi.
f. Sejalan dengan hukum atau undang-undangan yang berlaku dalam suatu wilayah
g. mampu mencapai keseluruhan kreteria tersebut dengan biaya  yang proposional
h. Dapat mencapai ketujuh kreteria tersebut diatas dalam kondisi dengan penggunaan biaya yang paling efektif.

Nah penjelasan diatas adalah mengenai pengertian kompensasi, terminologi kompesasi jenis kompensasi, tujuan kompensasi, serta kriteria keberhasilan sistem kompensasi. Semoga artika ini memberikan manfaat.

No comments:

Post a Comment