LANZURI.COM: Fungsi Remedial Teaching google.com, pub-8290688651244715, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Friday, March 8, 2019

Fungsi Remedial Teaching


Remedial Teaching mempunyai fungsi yang penting dalam proses belajar mengajar di sekolah. Ada Beberapa fungsi Remedial Teaching menurut Depdikbud (1980:23) ialah:Fungsi korektif, fungsi penyesuaian, Fungsi pemahaman, Fungsi akselerasi, dan Fungsi terapeutik

Untuk lebih jelasnya akan dijelaskan pengertiannya sebagai berikut:

Fungsi Korektif
Menurut pendapat Mulyadi bawa fungsi korektif artinya melalui remedial teaching dapat diadakan pembentukan atau perbaikan terhadap sesuatu yang dianggap masih belum  mencapai apa yang diharapkan dalam keseluruhan proses dalam keseluruhan proses belajar mengajar.

Hal-hal yang diperbaiki melalui Remedial Teaching antara lain: perumusan tujuan, pnggunaan metode mengajar, cara-cara belajar, materi atau alat pelajaran, evaluasi dan segi-segi pribadi murid.

Dalam hal ini Abu Ahmadi dan Widodo Suproyono berpendapat bahwa dalam fungsi ini Remedial Teaching dapat diadakan pembetulan atau perbaikan, antara lain: perumusan tujuan, penggunaan metode, cara-cara belajar, materi atau alat pelajaran, evaluasi dan segi-segi pribadi.

Bertolak dari pendapat diatas, maka Remedial Teaching mempunyai fungsi korektif karena dalam Remedial Teaching dilakukan pembetulan terhadap prsoes belajar mengajar. Proses belajar mengajar tersebut menyangkut berbagai aspek mulai dari perumusan tujuan, pengguanaan metode mengajar, materi, alat pelajaran, cara belajar, evaluasi dan kondisi pribadi siswa.


Fungsi penyesuian
Menurut pendapat Mulyadi yang dimaksud fungsi penyesuian adalah agar dapat membantu siswa untuk menyesuaikan dirinya terhadap tuntutan belajar, sehingga murid dapat belajar sesuai dengan keadaan dan kemampuan pribadinya sehingga mempunyai peluang yang besar untuk memperoleh prestasi belajar yang lebih baik.

Pendapat diatas sependapat dengan pendapatnya Abu Ahmadi yang menyatakan bahwa penyesuaian Remedial Teaching (perbaikan) terjadi antara siswa dengan tuntutan dalam proses belajarnya. Artinya siswa dapat belajar sesuia dengan kemampuannya sehingga peluang untuk mencapai hasil yang lebih baik. Tuntutan disesuaikan dengan jenis, sifat dan latar belakang kesulitan sehingga mendororng siswa untuk lebih belajar.

Bertolak dari kedua pendapat diatas, maka dalam remedial teaching siswa dibantu untuk belajar sesuai dengan keamampuan dan keadaannya, sehingga hal ini tidak merupakan beban bagi siswa. Karena penyesuaian beban belajar itu memberikan peluang kepada siswa untuk memperoleh prestasi belajar yang lebih baik.

Fungsi Pemahaman
Fungsi pemahaman menurut mulyadi adalah agar Remedial Teaching memungkinan guru, murid dan pihak-pihak lain dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik terhadap pribadi murid. Dalam hal ini Abu Ahmadi dan Widodo Supriyono berpendapat bahwa fungsi pemahaman artinya dari pihak guru, murid atau pihak lain dapat lebih memahami siswa.

Bertolak dari kedua pendapat diatas, maka dalam Remedia Teaching guru berusaha membantu siswa untuk memahami dirinya dalam hal jenis dan sifat kesulitan yang dialami, kelemahan serta kelebihan yang dimilikinya. Karena pemahaman ini akan membantu siswa dalam mengubah dan memeperbaiki cara belajar, memilih materi dan fasilitas belajar sehingga pada akhirnya siswa dapat melaksanakan tugas-tugas belajarnya dengan baik.

Fungsi pengayaan
Fungsi pengayaan menurut Mulyadi dimaksudkan agar Remedial Teaching dapat memperkaya proses belajar mengajar. Bahan pelajaran yang tidak disampaikan dalam pelajaran reguler dapat diperoleh melalui remedial teaching. Pengayaan lain adalah dalam segi metode dan alat yang dipergunakan dalam Remedial Teaching.
Pendapat Mulyadi diatas sependapat dengan pendapat Abu Ahmadi dan Widodo Supriyono bahwa maksud Remedial Teaching (perbaikan) itu dapat memeperkaya proses belajar mengajar. Pengayaan dapat melalui atau terletak dalam segi metode yang digunakan dalam pengajaran perbaikan, sehingga hasil yang diperoleh lebih banyak, lebih dalam atau dengan singkat prestasi belajarnya lebih kaya.

Bertolak dari kedua pendapat diatas, maka dalam Remedial Teaching guru berusaha membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar dengan menambah berbagai materi pelajaran yang belum atau tidak disampaikan dalam pelajaran biasa. Disamping itu penggunaan metode mengajar serta alat pelajaran pun dikembangkan agar siswa memperoleh hasil yang lebih mendalam tentang bahan pelajaran tersebut.

Fungsi Akselerasi
Fungsi akselerasi menurut pendapat Mulyadi adalah agar Remedial Teaching dapat mempercepat proses belajar lebih dalam arti waktu maupun materi.Pendapat diatas sependapat dengan  pendapatnya Abu Ahmad dan Widodo Supriyono, bahwa secara langsung maupun tidak langsung pengajaran perbaikan dapat memperbaiki atau menyembuhkan kondisi pribadi yang menyimpang. Penyembuhan ini dapat menunjang pencapaian prestasi belajar dan epncapaian prestasi yang lebih baik dalam mempengaruhi pribadi siswa.

Bertolak dari kedua pendapat diatas, maka Remedial Teaching mengandung unsur terapeutik karena secara langsung atau tidak langsung menyembuhkan beberapa gangguan atau hambatan kepribadian siswa. Siswa yang mengalami kesulitan belajar kemungkinan dapat mengalami hambatan kepribadian, sehingga dengan membentu mengatasi kesulitan belajar berarti mengatasi hambatan kepribadian atau sebaliknya.

No comments:

Post a Comment