LANZURI.COM: Prinsip-prinsip Perencanaan Pembelajaran

Friday, November 9, 2018

Prinsip-prinsip Perencanaan Pembelajaran


A.      Prinsip-prinsip Perencanaan Pembelajaran
Berdasarkan pengertian-pengertian perencanaan pembelajaran di atas dapat ditarik suatu penegasan, bahwa perencanaan pembelajaran adalah sebagai kegiatan yang terus menerus dan menyeluruh, dimulai dari penyusunan suatu rencana, evaluasi pelaksanaan dan hasil yang dicapai dari tujuan yang sudah ditetapkan. Sementara dalam prakteknya, pengembangan perencanaan pembelajaran harus memperhatikan prinsip-prinsip sehingga proses yang ditempuh dapat dapat dilaksanakan secara efektif, diantara prinsip-prinsip tersebut adalah:
1.         Kompetensi yang dirumuskan dalam perencanaan pembelajaran harus jelas, makin konkrit kompetensi makin mudah diamati, dan makin tepat kegiatan- -kegiatan yang harus dilakukan untuk membentuk kompetensi tersebut.
2.         Perencanaan pembelajaran harus sederhana dan fleksibel, serta dapat dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran, dan pembentukan kompetensi siswa.
3.         Kegiatan-kegiatan yang disusun dan dikembangkan dalam perencanaan pembelajaran harus menunjang, dan sesuai dengan kompetensi yang telah ditetapkan.
4.         Perencanaaan pembelajaran yang dikembangkan harus utuh dan menyeluruh, serta jelas pencapaiannya.
B.        Pelaksanaan Pembelajaran Bahasa Indonesia
 Situasi yang dihadapi guru dalam melaksanakan pengajaran mempunyai pengaruh besar terhadap proses belajar mengajar itu sendiri. Guru sepatutnya peka terhadap berbagai situasi yang dihadapi dalam proses pembelajaran. Seharusnya guru dapat menyesuaikan pola tingkah laku dalam mengajar terhadap situasi yang dihadapi. Seperti halnya diungkapkan oleh Umar dan Syambasril dalam bukunya mengungkapkan bahwa seorang guru yang baik perlu memiliki persyaratan sehingga dapat melaksanakan tugasnya sebagai berikut.
1.         Penguasaan materi pelajaran
2.         Kemampuan menerapkan prinsip-prinsip psikologi
3.         Kemampuan menyelenggarakan proses belajar mengajar
4.         Kemampuan menyesuaikan diri dengan berbagai situasi.
Keempat persyaratan di atas merupakan faktor yang sangat penting dan harus dimiliki seorang guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar dengan baik. Guru sebagai pelaksana proses belajar mengajar dituntut memiliki berbagai keterampilan dalam menyelenggarakan kegiatan pengajaran di kelas yang dapat mengantarkan siswa mencapai tujuan yang telah direncanakan, agar proses pembelajaran di kelas berlangsung dengan baik.



REFERENSI

Oemar Hamalik 1980:Mengajar :Azas-Metode-Teknik Jilid I dan II.Pustaka Martiana. Bandung.

Departemen Pendidikan Nasional. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakatra: Balai pustaka.
Depdiknas. 2007. Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Pusat Pembukuan Departemen Pendidikan Nasional (http: //www.Dikdasdki. go. Id/ download/ standar proses. dok, diakses 5 Juli 2015 ).
 

No comments:

Post a Comment

Youtube